Selasa, 26 September 2017

AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI





1.      Pengertian Audit Teknologi Sistem Informasi
  • Audit teknologi informasi atau IT (information technology) audit atau juga dikenal sebagai audit sistem informasi (information system audit) merupakan aktivitas pengujian terhadap pengendalian dari kelompok-kelompok unit infrastruktur dari sebuah sistem/teknologi informasi.
  • Audit teknologi informasi ( Inggris : information technology (IT) audit atau information systems (IS) audit) adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. 
  • Audit Sistem Informasi memberikan evaluasi yang bersifat independen atas kebijakan, prosedur, standar, pengukuran dan praktik untuk menjaga atau mencegah informasi yang bersifat elektronik dari kehilangan, kerusakan, penelusuran yang tidak disengaja dan sebagainya (NSAA & GAO, 2011). Audit SI secara unum mencakup hal-hal sebagai berikut: meninjau lingkungan dan fisik, administrasi sistem, software aplikasi, keamanan jaringan, komunitas bisnis dan komunikasi data (Gondodioto & Hendarti, 2006).
  • Audit Sistem Informasi sebagai proses pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti untuk menentukan apakah sistem informasi dapat melindungi asset, teknologi yang ada telah memelihara integrasi data hingga keduanya dapat diarahkan kepada pencapaian tujuan bisnis secara evektif dengan menggunakan sumber daya secara efisien (Sayana, 2002).

    2.      Tujuan Audit Sistem Informasi

Tujuan audit sistem informasi untuk meninjau dan memberikan umpan balik, menjamin dan melakukan rekomendasi mengenai tiga hal sebagai berikut, ketersediaan (availability), kerahasiaan (confidentiality) dan integritas. Detail tentang tujuan audit sistem informasi di jelaskan (Gondodioto & Hendarti, 2006) sebagai berikut:
  • Untuk mengidentifikasi sistem yang ada baik yang ada pada tiap divisi/unit/departemen maupun yang digunakan menyeluruh.
  •  Untuk mengetahui pada bidang atau area mana, fungsi, kegiatan atau business process yang didukung dengan sistem serta teknologi sistem informasi yang ada.
  •  Untuk menganalisis tingkat pentingnya data/informasi yang dihasilkan oleh sistem dalam rangka mendukung kebutuhan para pemakainya.
  •  Untuk mengetahui keterkaitan antara sistem pengolahan dan transfer informasi.
  •  Untuk mengidentifikasi apakah ada kesenjangan antara sistem dan kebutuhan.

    3.      Sejarah Audit Teknologi Informasi

     Audit IT yang pada awalnya lebih dikenal sebagai EDP Audit (Electronic Data Processing) telah mengalami perkembangan yang pesat. Perkembangan Audit IT ini didorong oleh kemajuan teknologi dalam sistem keuangan, meningkatnya kebutuhan akan kontrol IT, dan pengaruh dari komputer itu sendiri untuk menyelesaikan tugas-tugas penting. Pemanfaatan teknologi komputer ke dalam sistem keuangan telah mengubah cara kerja sistem keuangan, yaitu dalam penyimpanan data, pengambilan kembali data, dan pengendalian. Sistem keuangan pertama yang menggunakan teknologi komputer muncul pertama kali tahun 1954. Selama periode 1954 sampai dengan 1960-an profesi audit masih menggunakan komputer. Pada pertengahan 1960-an terjadi perubahan pada mesin komputer, dari mainframe menjadi komputer yang lebih kecil dan murah. 
    Pada tahun 1968, American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) ikut mendukung pengembangan EDP auditing. Sekitar periode ini pula para auditor bersama-sama mendirikan Electronic Data Processing Auditors Association (EDPAA). Tujuan lembaga ini adalah untuk membuat suatu tuntunan, prosedur, dan standar bagi audit EDP. Pada tahun 1977, edisi pertama Control Objectives diluncurkan. Publikasi ini kemudian dikenal sebagai Control Objectives for Information and Related Technology (CobiT). Tahun 1994, EDPAA mengubah namanya menjadi Information System Audit (ISACA). Selama periode akhir 1960-an sampai saat ini teknologi TI telah berubah dengan cepat dari mikrokomputer dan jaringan ke internet. Pada akhirnya perubahan-perubahan tersebut ikut pula menentukan perubahan pada audit IT.

   4.      Jenis Audit Teknologi Informasi
  •  Sistem dan aplikasi.
           Memeriksa apakah sistem dan aplikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi, berdayaguna, dan memiliki kontrol yang cukup baik untuk menjamin keabsahan, kehandalan, tepat waktu, dan keamanan pada input, proses, output pada semua tingkat kegiatan sistem. 
  •  Fasilitas pemrosesan informasi.
           Memeriksa apakah fasilitas pemrosesan terkendali untuk menjamin ketepatan waktu, ketelitian, dan pemrosesan aplikasi yang efisien dalam keadaan normal dan buruk.
  •  Pengembangan sistem.
           Memeriksa apakah sistem yang dikembangkan mencakup kebutuhan obyektif organisasi.
  • Arsitektur perusahaan dan manajemen TI 
         Memeriksa apakah manajemen TI dapat mengembangkan struktur organisasi dan prosedur yang menjamin kontrol dan lingkungan yang berdaya guna untuk pemrosesan informasi. 
  • Client/Server, telekomunikasi, intranet, dan ekstranet         
     Memeriksa apakah kontrol-kontrol berfungsi pada client, server, dan jaringan yang menghubungkan client dan server.

   5.      Kesimpulan

             Audit Teknologi Informasi merupakan kegiatan pengumpulan danpengevaluasian fakta pada suatu kegiatan perusahaan untuk menentukan sistem yang sedang berjalan pada suatu perusahaan dapat bekerja dengan baik. Audit TI diperlukan suatu perusahaan agar integrasi data pada kegiatan perkantoran tetap selalu terjaga, memperkecil resiko kerugian yang disebabkan oleh kejahatan komputer dan juga untuk lebih memahami seberapa besar sistem informasi mendukung kebutuhan strategis perusahaan, operasi perusahaan, mendukung kegiatan operasional departemen/unit/divisi, kelompok kerja maupun para petugas dalam melaksanakan kegiatannya.



Sumber :
https://avanza250.wordpress.com/2013/06/22/pemeriksaan-sistem-informasi-audit-it/

Gambar :
https://blog.gamatechno.com/wp-content/uploads/2017/01/auditor1.jpg
 

Selasa, 30 Mei 2017

PROSES PEMBUATAN ANIMASI DENGAN APLIKASI ADOBE FLASH

Sumber : http://belajar-php.com/wp-content/uploads/2016/10/flash_logo.jpg

Ini merupakan postingan lanjutan dari postingan sebelumnya yaitu Penjelasan &Konsep Pembuatan Animasi. Pada postingan kali ini berisi tentang implementasi dari sebuah konsep yang sebelumnya dibuat dan juga langkah-langkah pembuatan animasi dari awal hingga selesai. Berikut penjelasan dan langkah-langkahnya :
  1. Pembuatan animasi ini menggunakan aplikasi Adobe Flash CS3. Langkah pertama buka program Flash, dengan cara Start > All Program >  Flash, jika sudah terbuka aplikasinya maka membuat halaman baru dengan cara File > New atau Ctrl + N. Catatan : jika belum ada aplikasi Flash maka silahkan install dulu :D
  2. Halaman baru sudah tersedia kemudian membuat lingkaran menggunakan oval tool atau tekan tombol O. Sesuaikan dengan lebar halaman, untuk membuat lingkaran sempurna bisa dengan cara menekan dan menahan tombol Shift.
  3. Kemudian membuat satu per satu nomor jam 1-12 dengan cara menggunakan Text Tool atau tekan tombol T. Atur angka jam menggunakan Selection Tool atau tekan tombol V hingga sesuai.
  4. Buat 3 garis dengan panjang berbeda yang digunakan untuk penunjuk arah jam. Garis pendek sebagai jam, garis sedang sebagai menit dan garis panjang sebagai detik. Dibuat dengan menggunakan Line Tool atau tekan tombol N.
  5. Yang selanjutnya dilakukan adalah seleksi garis pendek (jam) dengan Selection Tool atau tombol V lalu pilih Modify > Convert to Symbol… atau F8.
  6. Kemudian muncul jendela Convert to Symbol dan ketikkan nama jam_flash, tentukan type Movie clip dan pastikan titik hitam Registration berada di bawah tengah, OK.
  7. Pada Properties isi dengan jam_flash di box instance name.
  8. Untuk garis sedang(menit) dan garis panjang(detik) sama saja langkahnya dengan garis pendek(jam). (Lihat langkah 4-7)
  9. Langkah selanjutnya gabungkan semua garis, dimulai dengan garis pendek(jam), garis sedang(menit) dan yang terakhir garis panjang(detik). Seperti ini :
  10. Jika semua proses dasarnya sudah dilewati, selanjutnya anda dapat mendesain dan memperbaiki grafisnya sesuai dengan keinginan anda agar lebih menarik dan pastinya lebih bagus. Berikut desain buatan saya :
  11. Jika sudah kemudian klik Layer 1 berada pada bagian kiri atas kemudian pilih Window > Action atau F9. Lalu muncul halaman panel action dan ketikkan script code seperti ini :
  12. Untuk menjalankan animasi bisa dengan cara pilih Control > Test Movie atau Ctrl+Enter. Hasilnya seperti ini :
  13. Export animasi dengan cara pilih File > Export > Export Animasi lalu pilih folder tujuan penyimpanan animasinya. Atau bisa dengan cara Ctrl+Alt+Shift+S lalu pilih folder tujuan penyimpanan.

Sekian penjelasan dan pembuatan animasi yang dibuat dengan aplikasi Adobe Flash dari saya, mulai tahap perancangan(penjelasan dan konsep) hingga tahap penerapnnya yaitu berupa langkah-langkah proses pembuatannya. Terimakasih.

Rabu, 10 Mei 2017

PENJELASAN & KONSEP PEMBUATAN ANIMASI


Untuk melengkapi tugas mata kuliah softskill Pengantar Aplikasi Komputer dan Desain Grafis pada semester ini kelompok kami akan membuat animasi menggunakan software Adobe Flash, yaitu membuat animasi jam dinding.

Sebelumnya kami akan memperkenalkan apa itu aplikasi Adobe Flash. Adobe Flash adalah salah satu perangkat lunak komputer yang merupakan produk unggulan Adobe Systems, digunakan untuk membuat gambar vektor maupun animasi gambar tersebut, dahulu bernama Macromedia Flash. File flash berekstensi .swf atau Shockwave Flash. Software ini adalah salah satu program yang paling umum digunakan untuk membuat halaman web animasi, video player dan audio streaming.

Sebelum tahun 2005, Flash dirilis oleh Macromedia. Flash 1.0 diluncurkan pada tahun 1996 setelah Macromedia membeli program animasi vektor bernama FutureSplash. Versi terakhir yang diluncurkan di pasaran dengan menggunakan nama ‘Macromedia’ adalah Macromedia Flash 8. Pada tanggal 3 Desember 2005 Adobe Systems mengakuisisi Macromedia dan seluruh produknya, sehingga nama Macromedia Flash berubah menjadi Adobe Flash.

Keunggulan yang dimiliki oleh Flash ini adalah ia mampu diberikan sedikit code pemograman baik yang berjalan sendiri untuk mengatur animasi yang ada didalamnya atau digunakan untuk berkomunikasi dengan program lain seperti HTML, PHP, dan Database dengan pendekatan XML, dapat dikolaborasikan dengan web, karena mempunyai keunggulan antara lain kecil dalam ukuran file outputnya.

Setelah penjelasan mengenai aplikasi Adobe Flash, selanjutnya menjelaskan konsep untuk pembuatan animasinya. Seperti ini konsepnya :
  1.  Menginstall aplikasi Adobe Flash.
  2.  Selanjutnya membuat bentuk jam dinding, yaitu lingkaran, angka-angka dan jarum jam.
  3. Menggabungkan semua komponennya dan juga member warna agar lebih menarik.
  4.  Kemudian menggerakkan jamnya secara utuh.
Demikian konsep pembuatan animasi kelompok kami yang akan dipertimbangkan selanjutnya dalam pembuatannya. Untuk tahap selanjutnya akan dibahas dalam postingan berikutnya yaitu dalam tahap pembuatan animasinya.



Sumber  : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Adobe_Flash 

Selasa, 28 Maret 2017

SEJARAH ANIMASI INDONESIA & DUNIA

SEJARAH ANIMASI DI INDONESIA


Sejarah Animasi Indonesia  mulai diketahui sejak ditemukannya Cave Pinting yang bercerita mengenai binatang buruan atau hal-hal yang berbau mistis. Sejak tahun 1933 di Indonesia banyak koran lokal yang memut iklan Walt Disney. Kemudian pada tahun 1955, Presiden Soekarno yang sangat menghargai seni mengirim seorang seniman bernama Dukut Hendronoto (Pak Ook) untuk belajar animasi di studio Walt Disney. Setelah belajar selama 3 bulan, ia kembali ke Indonesia dan membuat film animasi pertama bernama “Si Doel Memilih”. Film animasi 2 dimensi tentang kampanye pemilihan umum pertama di Indonesia itu menjadi awal dimulainya animasi modern di Indonesia.

Pada tahun 1963 Dukut Hendronoto (Pak Ook)  pindah ke salah satu stasiun TV di Indonesia milih Negara dan mengembangkan animasi di sana dalam salah satu program namun kemudian program itu dilarang. Di tahun tersebut stasiun TV tersebut merupakan stasiun TV yang ada di Indonesia. Stasiun ini sudah memulai  menayangkan film-film yang dibuat oleh Walt Disney dan Hanna-Barbera, sekitar tahun 1970.

Pada tahun 70-an terdapat studio animasi di Jakarta bernama Anima Indah yang didirikan oleh seorang warga Amerika. Anima Indah termasuk yang mempelopori animasi di Indonesia karena menyekolahkan krunya di Inggris, Jepang,Amerika dan lain-lain. Anima berkembang dengan baik namun hanya berkembang di bidang periklanan. Di tahun 70-an banyak film yang menggunakan kamera seluloid 8mm, terlalu banyaknya penggunaan kamera untuk membuat film tersebut, akhirnya menjadi penggagas adanya festival film, di festival film itu juga ada beberapa film animasi Batu Setahun, Trondolo dll.

Pada tahun 90-an sudah banyak berbagai film animasi diantaranya Legenda Buriswara, Nariswandi Piliang, Satria Nusantara yang kala itu masih menggunakan kamera film seluloid 35 mm. Kemudian ada serial “Hela,Heli,Helo” yang merupakan film animasi 3D pertama yang di buat di Surabaya. Tahun 1998 mulai ada film-film animasi yang berbasis cerita rakyat seperti Bawang Merah dan Bawang Putih, Timun Mas dan petualangan si Kancil, dan an pada era 90-an ini banyak terdapat animator lokal yang menggarap animasi terkenal dari negara Jepang seperti Doraemon dll.

Diantara sekian banyak studio animasi yang terdapat di Indonesia, Red Rocket Animation termasuk yang paling produktif. Pada tahun 2000 Red Rocket memproduksi beberapa serial animasi TV seperti Dongeng Aku dan Kau, Mengapa Domba Bertanduk dan Berbuntut Pendek, dll. Pada masa ini serial animasi cukup populer karena sudah menggabungkan 2D animasi dengan 3D animasi. Lalu pada tahun 2003, serial 3D animasi merambah ke layar lebar diantaranya “Janus Perajurit Terakhir”

Pada 7 Mei 2004, hadir film 3D animasi berdurasi panjang (full animation) buatan Indonesia sekitar 30 menit yaitu “Homeland” yang ceritanya diolah bersama tim Visi Anak Bangsa dan Kasatmata. Film ini berkisah soal petulangan seorang bocah bernama Bumi yang berusaha menemukan tempat tinggalnya di dunia yang imajiner. Dalam menempuh perjalanan itu Bumi ditemani beragam binatang yang memiliki indra dan berjiwa dan mempunyai kepribadian serta bisa berbicara sebagaimana layaknya manusia. Film ini digarap selama satu tahun di bawah payung Studio Kasatmata di Jogjakarta.

Di antara suguhan berbagai serial kartun dari Nickelodeon, menyelipkan satu program anak-anak Kabayan dan Liplap. Animasi buatan asli anak negeri ini yang merupakan buah karya Castle Production, perusahaan animasi lokal yang sebelumnya lebih sering menangani proyek animasi untuk negara lain. Animasi ini mencitrakan Kabayan sebagai seorang anak berumur 10 tahun, bertubuh gemuk, rajin, jujur, dan bijaksana. Kabayan memiliki teman imajinasi seekor kunang-kunang bernama Lip Lap. Dia selalu mengikuti dan menemani Kabayan ke mana pun. Lip Lap sering menyemangati Kabayan bila sedang putus asa dan mengingatkan bocah tersebut bila berbuat salah.

Pada tahun 2008, Indonesia  berhasil membuat film animasi 3D pertama yang ditayangkan di layar lebar dan juga sudah berhasil Go Internasional (didistribusikan ke berbagai negara mulai dari Singapura, Korea, dan Rusia). Film animasi yang berjudul “Meraih Mimpi” tersebut diproduksi Infinite Frameworks (IFW), studio animasi yang berpusat di Batam. Film ini merupakan adapatasi dari buku karya Minfung Ho berjudul Sing to The Dawn. Buku tersebut bercerita tentang kakak beradik yang berusaha melindungi tempat tinggal mereka dari kontraktor penipu. IFW membuat adapatasi buku Minfung Ho tersebut atas permintaan pemerintah Singapura yang ingin buku wajib baca di beberapa SD di Singapura tersebut dibuatkan filmnya. Begitu mendapat tawaran, IFW langsung memulai pengerjaan film Sing to The Dawn. Dan untuk diketahui lebih dari 150 animator yang turut andil di dalamnya

SEJARAH ANIMASI DUNIA

Sejarah mencatat pada tahun 30.000 SM (sebelum masehi) terdapat lukisan didinding goa di Spanyol yaitu gambar babi hutan dengan kaki berjumlah delapan. Hal ini menandakan orang dahulu sudah memikirkan cara menggambarkan sesuatu yang bergerak dengan menggunakan gambar yang bertumpuk.

Pada tahun 1.600 SM di Yunani dan Mesir orang-orang sudah bisa menggambarkan gerakan dengan gambar yang berurutan. Hal ini di buktikan dengan lukisan di dinding piramida dan juga pada perabotan rumah tangga mereka


Tahun 1924, seorang ilustrator bernama Winsor Mc Cay membuat film animasi yang berjudul Gertie The Dinosaur. Film ini berdurasi lebih panjang dari film-film animasi yang sudah ada sebelumnya. Oleh sebab itu film ini layak di tayangkan di bioskop pada masa itu. Dan karenanya mana Winsor Mc Cay dinobatkan sebagai bapak animasi dunia.



Tahun 1928 Walt Disney mengeluarkan film animasi yang sudah memiliki suara. Film pertama yang bersuara ini diberi judul Steamboat willie. Didalam film ini Walt Disney mengenalkan sosok Mickey Mouse yang kita kenal sampai sekarang. Selang satu tahun, yaitu tahun 1929, Walt Disney mengeluarkan lagi film musikal berjudul The Skeleton Dance. Film ini menceritakan adegan menari para tengkorak, dan tentu saja adegannya sangat lucu dan menarik.


        Berikutnya muncul lagi studio animasi baru yang mengeluarkan film animasi Scuuby Doo. Tentu anda sangat akrab dengan film animasi ini karena sampai sekarang film ini masih sering ditayangkan di stasiun TV kita. Studio animasi itu adalah HANNA-BARBERA tahun 1970

       Selanjutnya tahun 2001 studio Dreamworks juga mengeluarkan film animasi CGI pertamanya berjudul Shrek. Dan sampai sekarang juga Dreamworks animation selalu mengeluarkan film-film animasi CGI yang berkualitas, seperti: Kungfu panda, How to train your dragon, Madagascar, Bee the movie, dll

SOFTWARE PEMBUAT ANIMASI

AnimatorDV Simple
AnimatorDV Simple adalah software video animasi gratisan yang bisa anda gunakan untuk berkreasi membuat animasi sendiri. Janagn sepelekan software gratisan bos. Tadi pagi saya juga sudah share software pembuat animasi flash gratisan yaitu Vectorian Giotto. Ternyata meskipun gratis, software tersebut memiliki fitur-fitur yang tidak kalah canggih dengan software serupa yaitu Macromedia Flash. Kalau belum memiliki Vectorian Giotto.

AnimatorDV Simple juga tidak kalah dengan software-software pembuat video animasi berbayar. Banyak memiliki kelebihan, yang jelas kelebihan yang paling unggul adalah sifatnya yang free / GRATIS. Silakan download langsung di situs resminya. Di halaman resminya sudah disediakan Serial Numbernya. Jadi, saat anda mendownload silakan anda catat dan simpan serial number tersebut untuk kebutuhan saat instal nanti.

Macromedia Flash
Macromedia Flash adalah program yang sedang populer sekarang ini untuk membuat dan memanipulasi grafik dan animasi. Sekarang namanya adalah Adobe Flash, yang sebelumnya dikenal sebagai Macromedia Flash. Software ini adalah salah satu program yang paling umum digunakan untuk membuat halaman web animasi, video player dan aplikasi audio streaming. File flash berekstensi .SWF atau Shockwave Flash, meskipun banyak jenis file lainnya yang dapat dilihat atau dimanipulasi dengan software ini.

BLENDER
Blender merupakan OSS (Open Source SOftware) atau istilah lainnya software yang dapat di gunakan di berbagai macam OS (Operating System). Ini digunakan untuk dikembangkan secara komersial, tetapi sekarang dirilis di bawah GPL (GNU General Public License).
Untuk spekifikasi yang dibutuhkan untuk penginstallan software ini sangatlah sederhana : Intel pentium III atau lebih/ AMD dsb, Ram 64Mb, VGA 4Mb, Disk Space 35Mb, Windows 2000 dan lebih, Linux.
Target di profesional media dan seniman, Blender dapat digunakan untuk membuat visualisasi 3D, stills serta siaran dan video berkualitas bioskop, sedangkan penggabungan mesin 3D real-time memungkinkan penciptaan konten 3D interaktif untuk pemutaran yang berdiri sendiri. Blender memiliki berbagai macam kegunaan termasuk pemodelan, menjiwai, rendering, texturing, menguliti, rigging, pembobotan, editing non-linear, scripting, composite, post-produksi dan banyak lagi.

Alligator Flash Designer
Alligator Flash Designer adalah software animasi vektor berbasis snap. Menghasilkan grafik animasi kompleks dengan gambar, bentuk dan teks, menggunakan lebih dari 130 built-in efek animasi seperti Fade, Zoom, Putar, Fly dan banyak lagi. Ekspor Desainer Flash SWF file dalam format Macromedia Flash, dan kode HTML yang diperlukan untuk mengintegrasikan animasi dengan halaman Web Anda. Ini juga menawarkan perangkat pengeditan dasar untuk memodifikasi gambar apapun, mengubah ukurannya, menambahkan objek dll. dengan software ini kita lebih mudah untuk membuat animasi pada web dan banner.

3D Studio Max
3D Studio Max (kadangkala disebut 3ds Max atau hanya MAX) adalah sebuah perangkat lunak grafik vektor 3-dimensi dan animasi, ditulis oleh Autodesk Media & Entertainment (dulunya dikenal sebagai Discreet and Kinetix. Perangkat lunak ini dikembangkan dari pendahulunya 3D Studio fo DOS, tetapi untuk platform Win32.


Macromedia Director
Macromedia Director adalah sebuah program yang dirancang khusus untuk membuat self-contained atau program yang dapat berjalan sendiri. Aplikasi ini dapat dijadikan sebagai media presentasi maupun sebagai Media Interaktif untuk Membuat CD Interaktif. Director ini juga dapat digunakan untuk menciptakan konten halaman web dalam bentuk Shockwave.

Adobe After Effect
Adobe After Effects CS4 efek visual yang sangat baik dan perangkat lunak animasi menarik. Bekerja dengan peralatan canggih dan integrasi yang erat dengan aplikasi desain terkemuka saat Anda memberikan bekerja untuk hampir semua jenis media. Membuat dari awal atau memulai proyek dari ratusan preset disesuaikan dan template, semua dari dalam streamlineantarmuka.







Source :
http://www.xfoost.com/2015/07/12-software-untuk-membuat-animasi/1136/
http://www.duniaanimasi.blogspot.com/2014/01/05/preview/ 
http://www.dodyanimation.com/2013/10/10/sejarah-animasi-dunia/